ETIKA PROFESI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
PERTEMUAN4Jenis-jenis kejahatan yang terjadi di dunia Internet
1. Hacking
Hacking adalah jenis kejahatan internet yang marak terjadi di dunia
serba modern ini. Hacking adalah suatu tindak kejahatan dengan cara
membobol program komputer milik orang lain. Orang yang akrab dengan
Hacking disebut Hacker. Biasanya para hacker memiliki keahlian untuk
membaca dan membuat program. Hacker yang baik biasanya akan membantu
memberitahu kepada programmer mengenai kelemahan-kelemahan pada program
komputer yang telah mereka buat. Sedangkan Hacker jahat hanyaakan
merusak program orang lain dan mencuri data-data pentingnya.
2. Carding
Mereka yang melakukan carding biasa disebut carder. Para carder beraksi dengan cara memalsukan nama identitas seseorang, contohnya dengan berbelanja menggunakan nomor dan kartu identitas milik orang lain, yang diperoleh secara ilegal, biasanya dengan mencuri data melalui internet. Sebutan pelakunya adalah Carder. Istilah lain untuk Carding adalah Cyberfroud alias penipuan di social media atau dunia maya.
3. Cracking
Cracking adalah sebuah kejahatan yang dilakukan oleh hacker namun dengan tujuan untuk merusak. Mereka yang melakukan cracking lebih dikenal dengan julukan Cracker atau Black Hat Hacker. Berbeda dengan Carding yang bertujuan hanya untuk mengintip kartu kredit, sedangkan Cracking adalah kejahatan dengan cara mengintip simpanan para nasabah di berbagai bank atau pusat data sensitif lainnya dengan tujuan untuk keuntungan diri sendiri. Meski sama-sama membobol keamanan komputer orang lain, Seorang hacker hanya fokus pada prosesnya. Sedangkan Cracker lebih fokus untuk menikmati hasilnya.
4. Malware
Malware adalah sebuah nama program komputer yang berfungsi untuk mencari kelemahan dari suatu software. Umumnya malware diciptakan untuk membobol atau merusak suatu software atau Sistem Operasi komputer. Malware terdiri dari berbagai macam jenis, diantaranya yaitu: virus, worm, trojan horse, adware, browser hijacker, dll. Jika kamu ingin melindungi perangkat komputer dari Malware, kamu bisa membeli antispam dan anti antivirus, dan anti malware yang sudah tersedia di pasar dan toko perangkat lunak (software).
5. Phising
Phising adalah suatu tindak kejahatan dengan cara memancing pemakai komputer di internet (user) agar mau memberikan informasi data diri pemakai (username) dan kata sandinya (password) pada suatu website yang sudah di-deface. Phising biasanya diarahkan kepada pengguna online banking. Isian data pemakai dan password yang vital yang telah dikirim akhirnya akan menjadi milik penjahat tersebut dan digunakan untuk belanja dengan kartu kredit atau uang rekening milik korbannya.
7. Spamming
Spamming adalah pengiriman berita atau iklan lewat surat elektronik (e-mail) yang tak dikehendaki. Mereka yang melakukan Spamming disebut dengan Spammer. Spam sering disebut juga sebagai bulk email atau junk e-mail alias “sampah”. Meski demikian, banyak yang terkena dan menjadi korbannya. Yang paling banyak adalah pengiriman e-mail yang isinya berupa dapat hadiah, lotere, atau orang yang mengaku punya rekening di bank di Afrika atau Timur Tengah, minta bantuan netters untuk mencairkan, dengan janji bagi hasil. Kemudian korban diminta nomor rekeningnya, dan mengirim uang/dana sebagai pemancing, tentunya dalam mata uang dolar AS, dan belakangan tak ada kabarnya lagi. Seorang rektor universitas swasta di Indonesia pernah diberitakan tertipu sampai 1 miliar rupiah karena spaming seperti ini.
8. Pemalsuan Data ( Data Forgery )
Mereka yang melakukan carding biasa disebut carder. Para carder beraksi dengan cara memalsukan nama identitas seseorang, contohnya dengan berbelanja menggunakan nomor dan kartu identitas milik orang lain, yang diperoleh secara ilegal, biasanya dengan mencuri data melalui internet. Sebutan pelakunya adalah Carder. Istilah lain untuk Carding adalah Cyberfroud alias penipuan di social media atau dunia maya.
3. Cracking
Cracking adalah sebuah kejahatan yang dilakukan oleh hacker namun dengan tujuan untuk merusak. Mereka yang melakukan cracking lebih dikenal dengan julukan Cracker atau Black Hat Hacker. Berbeda dengan Carding yang bertujuan hanya untuk mengintip kartu kredit, sedangkan Cracking adalah kejahatan dengan cara mengintip simpanan para nasabah di berbagai bank atau pusat data sensitif lainnya dengan tujuan untuk keuntungan diri sendiri. Meski sama-sama membobol keamanan komputer orang lain, Seorang hacker hanya fokus pada prosesnya. Sedangkan Cracker lebih fokus untuk menikmati hasilnya.
4. Malware
Malware adalah sebuah nama program komputer yang berfungsi untuk mencari kelemahan dari suatu software. Umumnya malware diciptakan untuk membobol atau merusak suatu software atau Sistem Operasi komputer. Malware terdiri dari berbagai macam jenis, diantaranya yaitu: virus, worm, trojan horse, adware, browser hijacker, dll. Jika kamu ingin melindungi perangkat komputer dari Malware, kamu bisa membeli antispam dan anti antivirus, dan anti malware yang sudah tersedia di pasar dan toko perangkat lunak (software).
5. Phising
Phising adalah suatu tindak kejahatan dengan cara memancing pemakai komputer di internet (user) agar mau memberikan informasi data diri pemakai (username) dan kata sandinya (password) pada suatu website yang sudah di-deface. Phising biasanya diarahkan kepada pengguna online banking. Isian data pemakai dan password yang vital yang telah dikirim akhirnya akan menjadi milik penjahat tersebut dan digunakan untuk belanja dengan kartu kredit atau uang rekening milik korbannya.
6. Pharming
Pharming adalah bentuk lain dari phising, jika phishing menggunakan
email, maka pharming langsung menuju ke web tertentu dengan cara
membajak DNS (Domain Name System) dari situs yang dipalsukan.7. Spamming
Spamming adalah pengiriman berita atau iklan lewat surat elektronik (e-mail) yang tak dikehendaki. Mereka yang melakukan Spamming disebut dengan Spammer. Spam sering disebut juga sebagai bulk email atau junk e-mail alias “sampah”. Meski demikian, banyak yang terkena dan menjadi korbannya. Yang paling banyak adalah pengiriman e-mail yang isinya berupa dapat hadiah, lotere, atau orang yang mengaku punya rekening di bank di Afrika atau Timur Tengah, minta bantuan netters untuk mencairkan, dengan janji bagi hasil. Kemudian korban diminta nomor rekeningnya, dan mengirim uang/dana sebagai pemancing, tentunya dalam mata uang dolar AS, dan belakangan tak ada kabarnya lagi. Seorang rektor universitas swasta di Indonesia pernah diberitakan tertipu sampai 1 miliar rupiah karena spaming seperti ini.
8. Pemalsuan Data ( Data Forgery )
Data Forgery merupakan kejahatan dengan memalsukan data pada
dokumen-dokumen penting yang tersimpan sebagai scriptless document
melalui internet. Kejahatan ini biasanya ditujukan pada dokumen-dokumen
e-commerce dengan membuat seolah-olah terjadi salah ketik yang pada
akhirnya akan membuat untuk si pelaku kejahatan.
9. Sniffer
Sniffer adalah tindak kejahatan dengan menggunakan suatu teknik “mengintip”(mengintip yang berbahaya). Hacker yang berusaha “mengintip” data-data komputer orang lain tetapi “mengintip” lewat komputer si hacker. Contohnya jika di sekolah kita menggunakan jaringan internet yang ada untuk mengirimkan email ke teman di luar kota. Sniffer bisa terjadi disaat kita mengirimkan email tersebut, siapakah yang mengintip? bisa saja admin dari jaringan sekolah yang kamu gunakan atau bahkan teman sebangku anda.
Sniffer adalah tindak kejahatan dengan menggunakan suatu teknik “mengintip”(mengintip yang berbahaya). Hacker yang berusaha “mengintip” data-data komputer orang lain tetapi “mengintip” lewat komputer si hacker. Contohnya jika di sekolah kita menggunakan jaringan internet yang ada untuk mengirimkan email ke teman di luar kota. Sniffer bisa terjadi disaat kita mengirimkan email tersebut, siapakah yang mengintip? bisa saja admin dari jaringan sekolah yang kamu gunakan atau bahkan teman sebangku anda.
10. Spoofing
Tindakan untuk menyusup kesebuah jaringan dengan memalsukan alamat IP
komputer sehingga dipercaya oleh jaringan. Dengan cara memalsukan IP
Address kemudian pelaku melakukan serangan ke jaringan yang berhasil
disusupi tersebut. Cara ini biasa dilakukan untuk mengecoh firewall
dari jaringan yang menjadi target. Firewall adalah hardware atau
software pelindung agar paket-paket data yang dicurigai dapat dicegah
masuk ke dalam jaringan. Dengan memalsukan IP Address, paket data yang
datang tersebut seolah-olah berasal dari sumber yang terpercaya sehingga
firewall akan membiarkan paket tersebut masuk ke jaringan. Setelah
berhasil masuk ke jaringan, paket data tersebut kemudian menjalankan
aksi jahatnya. Aksi jahat tersebut dapat bermacam-macam, seperti
melumpuhkan sistem kemanan sehingga aksi selanjutnya dapat dilakukan
(mencuri data penting atau merusak data).
Motif yang dapat mempengaruhi kejahatan TI
1. Faktor Ekonomi
2. Faktor Lingkungan
3. Faktor Psikologis
4. Rasisme
5. Kejahatan Cyber lainnya
2. Sebutkan contoh-contoh kasus kejahatan TI yang sedang terjadi trend (viral) saat ini Dan menurut anda apa motif kejahatan tersebut
Jawab :
A.
Peretasan 1 miliar akun Yahoo Sebanyak 500 juta
pengguna layanan internet Yahoo dikabarkan telah diretas pada September lalu.
Lantas pada 15 Desember 2017, Yahoo merevisi kabar tersebut dengan mengatakan 1
miliar akun penggunanya telah dibobol oleh oknum tak bertanggung jawab. Hingga
kini Yahoo belum bisa mengidentifikasi pelaku yang memanfaatkan celah pada
sistem perusahaannya. Dengan ini, Yahoo sudah tiga kali mengalami peretasan
selama empat tahun belakangan. Hal ini mau tak mau berpengaruh pada posisi
bisnis Yahoo. Verizon yang sudah sepakat mengakuisisi Yahoo pada Juli lalu
mengatakan akan bernegosiasi ulang dengan perusahaan yang jaya pada awal
2000-an itu.
B.
iPhone yang menjadi saksi terorisme di San
Bernardino Kepolisian AS sempat bersitegang dengan Apple selama 2016. Pasalnya,
pabrikan Cupertino tak mau membantu pemerintah membobol iPhone milik teroris
yang melakukan aksi kejahatan di San Bernardino, pada akhir 2015 lalu. Apple
berdalih tak bisa membuka enkripsi ponsel tersebut karena berhubungan dengan
privasi pengguna. Terlebih, Apple mengatakan sistem enkripsinya bersifat dua
arah sehingga Apple tak punya pintu belakang untuk membobolnya.
C.
Peretasan Democratic National Comittee (DNC)
Salah satu faktor yang digadang-gadang menggagalkan upaya Hillary Clinton
menjadi Presiden AS adalah peretasan Democratic National Comittee alias (DNC).
Oknum yang menamai diri sebagai "Guccifer 2.0" mengaku sebagai
dalangnya. Ia membobol sistem komputer Partai Demokrat yang merupakan tim
pemenangan Clinton. Akibatnya, banyak dokumen rahasia yang terkuak dan membuat
kredibilitas Clinton diragukan. Kepala DNC, Debbie Wasserman Schultz, akhirnya
mengundurkan diri karena merasa bersalah.
3. Menurut Anda Apakah Upaya - Upaya Yang dapat Kita Lakukan untuk Menanggulangi Kejahatan TI
Jawab: